Cara Bertaubat dari Seluruh Dosa - Taubatan Nasuhan

Pengertian,Kuwajiban,Keutamaan dan Tata Cara Taubat yang Benar. Terjemahan Kitab Mukhtashor Ihya' Ulumiddin

Cara Bertaubat dari Seluruh Dosa


Bertaubat dari seluruh dosa
Anda telah mengetahui pembahasan sebelumnya tentang sifat-sifat tercela beserta perbuatan yang timbul dari sifat tersebut. Ada taubat dari dosa-dosa yang kecil dan ada taubat dari dosa-dosa yang besar. Ada yang mengatakan bahwa tidak ada dosa yang kecil disertai dengan tekanan, dan tidak ada dosa yang besar disertai dengan permohonan ampun (istighfar).

Apabila anda telah mengetahui hal itu, maka ketahuilah bahwa perbuatan dosa yang terkait dengan hak orang lain maka taubatnya tidak diterima kecuali dengan menghakiminya, dan perkaranya diserahkan kepada orang yang bersangkutan, seperti qishash, pengadilan (mazhalim), dan berbagai macam bentuk denda, serta hukum menuduh orang lain berjina (hadd al-qadzf). Hal demikian itu bagi orang yang ingin bertaubat. Akan tetapi bagi orang yang enggan bertaubat, maka cara menekan hatinya adalah menakut-nakutinya dengan ayat-ayat dan hadits yang menceritakan perihal orang-orang yang berbuat dosa, serta mengingatkannya tentang perihal orang yang mati karena menunda-nunda dalam bertaubat dan tentang bagaimana siksa yang ia dapatkan. Sehingga jelas baginya bahwa terkadang siksa itu dipercepat di dunia, bahkan seandainya ia buta tentang bagaimana siksanya nanti di akhirat. Barangkali ia akan takut hidup hina di dunia. Wallahu a`lam.




Back To Top